Showing posts with label Bendahara. Show all posts
Showing posts with label Bendahara. Show all posts

Monday, February 17, 2020

Daftar Sekolah Penerima BOS Gelombang 1 Thn 2020

Daftar Sekolah Penerima BOS Gelombang 1 Thn 2020

Berikut ini Daftar Sekolah Penerima BOS Gelombang 1 Thn 2020 jenjang SD, SMP, dan SMA yang terlampir dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kepmendikbud) nomor 231/P/2020.

Isi Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kepmendikbud) Nomor 231 P 2020 tentang Penerima Dana BOS Gelombang 1 Tahun 2020 menyatakan bahwa :

KESATU : Menetapkan satuan pendidikan penerima bantuan operasional sekolah reguler tahap I gelombang I tahun 2020 yang selanjutnya disebut Satuan Pendidikan Penerima Bantuan Operasional Sekolah Reguler sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KEDUA : Rekapitulasi jumlah Satuan Pendidikan Penerima Bantuan Operasional Sekolah Reguler tiap jenjang tiap provinsi tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KETIGA : Alokasi bantuan operasional sekolah reguler yang diberikan kepada Satuan Pendidikan Penerima Bantuan Operasional Sekolah Reguler sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU digunakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

KEEMPAT : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Kepmendikbud (Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Nomor 231 P 2020 tentang Penerima Dana BOS Gelombang 1 Tahun 2020  ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Daftar Sekolah Penerima BOS Gelombang 1 Thn 2020

Silahkan dilihat atau langsung di Download saja file lengkapnya supaya jelas apakah sekolah bapak/Ibu termasuk ke Penerima Dana BOS Gelombang 1, Gelombang 2 atau Gelombang 3 dan seterusnya.

Download File :
UNDUH Daftar Sekolah Penerima BOS Gelombang 1 Thn 2020
Itulah kiranya Sekedar Informasi meneruskan dari Web Resminya BOS.Kemdikbud pada kesempatan kali ini. Semoga bisa memberi Gambaran untuk pencairan Dana BOS Tahun 2020.

Wednesday, November 06, 2019

Buku Manajemen Keuangan Sekolah

Buku Manajemen Keuangan Sekolah
Buku Manajemen Keuangan Sekolah

Buku Manajemen Keuangan Sekolah - Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah pemerataan, mutu dan relevansi serta efektivitas manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan yang sentralistik yang kita laksanakan selama pemerintahan Orde Baru, dipandang kurang mendorong terjadinya demokratisasi pengelolaan pendidikan. Manajemen pendidikan yang sentralistik tidak dapat mengakomodasi perbedaan keragaman atau kepentingan baik untuk daerah, sekolah maupun peserta didik, serta mematikan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan.

Berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut di atas telah dilakukan, di antaranya pembaharuan dan pemantapan sistem pendidikan nasional berdasarkan pada prinsip desentralisasi manajemen pendidikan. Salah satu langkah yang dilaksanakan adalah menerapkan manajemen berbasis sekolah (MBS). Manajemen berbasis sekolah merupakan suatu konsep pengelolaan sekolah yang berawal dari kemampuan, inisiatif, dan kreativitas sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan di sekolahnya, dan tidak tergantung pada petunjuk dari pemerintah pusat. Semua kegiatan pengambilan keputusan, perencanaan dan kebijakan penyelenggaraan pendidikan sepenuhnya berasal dari inisiatif sekolah itu sendiri dan bukan berasal dari birokrasi diatasnya. Melalui manajemen berbasis sekolah maka kemandirian sekolah dapat terwujud melalui upaya-upaya maksimal dari guru, kepala sekolah dan partisipasi masyarakat (stakeholders) dalam penyelenggaraan pendidikan.

Selanjutnya di dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah ada 3 (tiga) hal yang perlu dilaksanakan yaitu: (1) manajemen sekolah baik fungsi maupun substansinya dalam kerangka MBS; (2) pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM); serta (3) peningkatan peran serta masyarakat dalam mendukung program sekolah.

Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, telah diamanatkan dalam UU RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 8 disebutkan “masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan”, dan pada pasal 9 berbunyi “ masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan”.

Masyarakat mau mendukung program sekolah apabila sekolah menyelenggara-kan manajemen pendidikan yang transparan, utamanya transparansi dalam manajemen keuangan. Sesuai dengan prinsip akuntabilitas, maka masyarakat berhak mengetahui pendayagunaan apa yang telah disumbangkannya kepada lembaga pendidikan, baik tingkat efektivitas maupun tingkat efisiensinya. Dengan demikian kepala sekolah perlu memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan secara transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Untuk membekali calon kepala sekolah agar nantinya dapat menjadi kepala sekolah yang mampu mengelola keuangan secara baik, maka pendidikan dan pelatihan manajemen keuangan perlu dilakukan secara sistematis.

Didalam Buku Manajemen Keuangan Sekolah dibahas Juga beberapa materi diantaranya :
  1. Pengertian Manajemen Keuangan
  2. Tujuan Manajemen Keuangan Sekolah
  3. Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan
  4. Proses Perencanaan Keuangan Sekolah
  5. Sumber-Sumber Pendapatan Sekolah
  6. Masalah-Masalah Terkait dengan Penyusunan RAPBS
  7. Pembelanjaan Keuangan Sekolah
  8. Penyelenggaraan Pembukuan Keuangan Sekolah yang Transparan
  9. Konsep Pengawasan Keuangan Sekolah
  10. Langkah-langkah Pengawasan
  11. Sasaran dan Jenis Pengawasan
  12. Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Sekolah
  13. Beberapa Contoh Pembuatan Laporan dan Pertanggungjawaban Keuangan
Bagi yang membutuhkan Buku ini, kami bagikan secara Gratis terutama bagi yang ingin memperdalam ilmu pengetahuan mengenai Manajemen Keuangan di Sekolah supaya lebih baik lagi dalam hal pengelolaan.
Download Buku Manajemen Keuangan Sekolah
Itulah kiranya berbagi pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat.

Pengertian, Tujuan, Prinsip Manajemen Keuangan Sekolah

Pengertian, Tujuan, Prinsip Manajemen Keuangan Sekolah

Pengertian Manajemen Keuangan

Setiap kegiatan perlu diatur agar kegiatan berjalan tertib, lancar, efektif dan efisien. Kegiatan di sekolah yang sangat kompleks membutuhkan pengaturan yang baik. Keuangan di sekolah merupakan bagian yang amat penting karena setiap kegiatan butuh uang. Keuangan juga perlu diatur sebaik-baiknya. Untuk itu perlu manajemen keuangan yang baik. Sebagaimana yang terjadi di substansi manajemen pendidikan pada umumnya, kegiatan manajemen keuangan dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian,pengawasan atau pengendalian. Beberapa kegiatan manajemen keuangan yaitu memperoleh dan menetapkan sumber-sumber pendanaan, pemanfaatan dana (Lipham, 1985; Keith, 1991), pelaporan, pemeriksaan dan pertanggungjawaban. Di dalam manajemen keuangan sekolah terdapat rangkaian aktivitas terdiri dari perencanaan program sekolah, perkiraan anggaran, dan pendapatan yang diperlukan dalam pelaksanaan program, pengesahan dan penggunaan anggaran sekolah. Manajemen keuangan dapat diartikan sebagai tindakan pengurusan/ ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan , perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan (Depdiknas Ditjen Dikdasmen, 2000). Dengan demikian manajemen keuangan sekolah merupakan rangkaian aktivitas mengatur keuangan sekolah mulai dari perencanaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan dan pertanggung-jawaban keuangan sekolah.

Tujuan Manajemen Keuangan Sekolah

Melalui kegiatan manajemen keuangan maka kebutuhan pendanaan kegiatan sekolah dapat direncanakan, diupayakan pengadaannya, dibukukan secara transparan, dan digunakan untuk membiayai pelaksanaan program sekolah secara efektif dan efisien. Untuk itu tujuan manajemen keuangan adalah:
  1. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan keuangan sekolah
  2. Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan sekolah.
  3. Meminimalkan penyalahgunaan anggaran sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan kreativitas kepala sekolah dalam menggali sumber-sumber dana, menempatkan bendaharawan yang menguasai dalam pembukuan dan pertanggung-jawaban keuangan serta memanfaatkannya secara benar sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan sekolah perlu memperhatikan sejumlah prinsip. Undang-undang No 20 Tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Disamping itu prinsip efektivitas juga perlu mendapat penekanan. Berikut ini dibahas masing-masing prinsip tersebut, yaitu transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.

1. Transparansi
Transparan berarti adanya keterbukaan. Transparan di bidang manajemen berarti adanya keterbukaan dalam mengelola suatu kegiatan. Di lembaga pendidikan, bidang manajemen keuangan yang transparan berarti adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan lembaga pendidikan, yaitu keterbukaan sumber keuangan dan jumlahnya, rincian penggunaan, dan pertanggungjawabannya harus jelas sehingga bisa memudahkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya. Transparansi keuangan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan dukungan orangtua, masyarakat dan pemerintah dalam penyelenggaraan seluruh program pendidikan di sekolah. Disamping itu transparansi dapat menciptakan kepercayaan timbal balik antara pemerintah, masyarakat, orang tua siswa dan warga sekolah melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan di dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai.

2. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kondisi seseorang yang dinilai oleh orang lain karena kualitas performansinya dalam menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan yang menjadi tanggung jawabnya. Akuntabilitas di dalam manajemen keuangan berarti penggunaan uang sekolah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan peraturan yang berlaku maka pihak sekolah membelanjakan uang secara bertanggung jawab. Pertanggungjawaban dapat dilakukan kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah.

Ada tiga pilar utama yang menjadi prasyarat terbangunnya akuntabilitas, yaitu (1) adanya transparansi para penyelenggara sekolah dengan menerima masukan dan mengikutsertakan berbagai komponen dalam mengelola sekolah , (2) adanya standar kinerja di setiap institusi yang dapat diukur dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenangnya, (3) adanya partisipasi untuk saling menciptakan suasana kondusif dalam menciptakan pelayanan masyarakat dengan prosedur yang mudah, biaya yang murah dan pelayanan yang cepat

3. Efektivitas
Efektif seringkali diartikan sebagai pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Garner(2004) mendefinisikan efektivitas lebih dalam lagi, karena sebenarnya efektivitas tidak berhenti sampai tujuan tercapai tetapi sampai pada kualitatif hasil yang dikaitkan dengan pencapaian visi lembaga. Effectiveness ”characterized by qualitative outcomes”. Efektivitas lebih menekankan pada kualitatif outcomes. Manajemen keuangan dikatakan memenuhi prinsip efektivitas kalau kegiatan yang dilakukan dapat mengatur keuangan untuk membiayai aktivitas dalam rangka mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan dan kualitatif outcomes-nya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

4. Efisiensi
Efisiensi berkaitan dengan kuantitas hasil suatu kegiatan. Efficiency ”characterized by quantitative outputs” (Garner,2004). Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara masukan (input) dan keluaran(out put) atau antara daya dan hasil. Daya yang dimaksud meliputi tenaga, pikiran, waktu, biaya. Perbandingan tersebut dapat dilihat dari dua hal:
  1. Dilihat dari segi penggunaan waktu, tenaga dan biaya: Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau penggunaan waktu, tenaga dan biaya yang sekecil-kecilnya dapat mencapai hasil yang ditetapkan.
  2. Dilihat dari segi hasil Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau dengan penggunaan waktu, tenaga dan biaya tertentu memberikan hasil sebanyak-banyaknya baik kuantitas maupun kualitasnya.
Tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi memungkinkan terselenggaranya pelayanan terhadap masyarakat secara memuaskan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.

Itulah kiranya berbagi Informasi tentang Pengertian, Tujuan, Prinsip Manajemen Keuangan Sekolah teruntuk Bendahara/ Kepala Sekolah. Semoga bermanfaat.

Saturday, December 17, 2016

Aplikasi SPJ BOS Selain Alpeka Rekomendari Bendahara Sekolah

Wikipedia Pendidikan - Kali ini kami akan mencoba membagikan salah satu Aplikasi untuk mengelola keuangan sekolah (BOS) selain Alpeka tetapi bisa menjadi Rekomedasi untuk Bendahara di Sekolah jenjang SD SMP SMA Sederajat.

Aplikasi yang dibuat dari microsoft excel dengan perhitungan otomatis serta point-point yang sesuai dengan peruntukannya yakni 13 komponen BOS. Tentu saja sesuai dengan JUKNIS BOS 2016.

Adapun isi dari file ini diantaranya :

  • Cover SPJ BOS
  • Buku Kas Umum
  • Buku Pembantu Kas
  • Buku Bank
  • Buku Pajak
  • Register Penutupan
  • Berita Acara
Untuk lebih jelasnya silahkan dilihat dahulu melalui gambar dibawah ini :

Aplikasi SPJ BOS Selain Alpeka Rekomendari Bendahara Sekolah

Silahkan untuk Bapak/Ibu Bendahara di Sekolah yang ingin mencoba dan mendapatkan kemudahan-kemudahan melalui Aplikasi ini dalam mengelola keuangan sekolah, download selengkapnya melalui link yang sudah kami sediakan dibawah ini :


  • Download Aplikasi SPJ BOS Selain Alpeka Rekomendari Bendahara Sekolah

Thursday, December 08, 2016

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kegiatan yang ada di Sekolah

Wikipedia Pendidikan - Rencana Anggaran Biaya (RAB) salah satu Laporan yang harus ada dalam setiap kegiatan yang ada di sekolah seperti : Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Ujian Akhir Semester (UAS), Ulangan Harian, Ujian Kenaikan Kelas (UKK), PORSENI, Bimbel US/UN, O2SN, OSN, FLS2N, Ujian Sekolah/Ujian Nasional, Perpisahan,

Kegiatan diatas tentu saja sudah biasa dilaksanakan di sekolah-sekolah sesuai dengan kesepakatan antara Orang Tua Siswa dan Pihak Sekolah pada awal tahun pelajaran. Tetapi itupun tidak semua sekolah mengadakannya terlebih dengan adanya Program Wajar 9 Tahun / Sekolah Gratis.

Tetapi untuk menyusun RKAS awal tahun pelajaran File yang kami bagikan sangat penting sekali, untuk terselesaikannya masalah post-post keuangan yang akan dilaksanakan kegiatan disekolah selama 1 Tahun Pelajaran. Baik untuk kebutuhan Para Guru, Wali Kelas, Tenaga Administrasi Tata Usaha, Program Kerja Pembina Osis, Pramuka, PMR dan kegiatan lainnya.

Namanya juga RAB (Rencana Anggaran Biaya) pastinya didalam terdapat format kegiatan yang sesuai dengan Kegiatan yang akan diselenggarakan tentu saja dengan biaya standar sesuai dengan pekerjaan yang dibebankan. Dan tidak kalah penting adalah format didalamnya sudah merekapitulasi secara Otomatis totalnya.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kegiatan

Untuk anda yang membutuhkan atau sekedar mencoba Aplikasi RAB Kegiatan Sekolah, download lengkap filenya melalui link dibawah ini :

  • RAB Kegiatan PPDB Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan UAS (Ujian Akhir Semester) Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan Ulangan Harian Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan PORSENI Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan Bimbingan Belajar US/UN Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan OSN, O2SN, FLS2N Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan Ujian Sekolah/Nasional Format Excel Otomatis Download
  • RAB Kegiatan Perpisahan Format Excel Otomatis Download